Pendahuluan Developing Theme WordPress

By | October 13, 2017

Pendahuluan Developing Theme WordPress – WordPress merupakan sebuah konten manajemen sistem (CMS) yang open-source dan dikembangkan dengan PHP serta MySQL. Untuk menggunakannya, WordPress dipasang dalam sebuah web server, baik dengan VPS maupun Hosting, serta ada juga WordPress dalam versi umumnya yakni WordPress.com. Akan tetapi yang akan saya bahas pada pendahuluan tutorial mengenai pengembangan tema WordPress ini adalah dalam versi WordPress.org.

wordpress-logo

Logo WordPress

Tutorial ini saya buat untuk berbagi kepada semua pembaca yang sedang mencari tutorial Pengembangan WordPress yang menurut saya masih sangat minim dan utamanya dalam bahasa Indonesia. Tidak hanya itu tutorial ini juga dikhususkan untuk saya yang sedang belajar mengembangkan tema WordPress, jadi kita disini akan belajar bersama-sama mengenai pengembangan atau pembuatan tema WordPress hingga tuntas.

Rekomendasi Sistem

Dalam pemasangan WordPress, diharuskan atau di rekomendasikan langsung oleh WordPress bahwa akan lebih baik jika kita memasang WordPress dalam sistem yang sudah masuk kualifikasi rekomendasi skrip. Dimana kita disini harus sudah memasang beberapa software sebelum memulai pengembangan temanya. Untuk rekomendasi software sendiri yakni sebagai berikut.

  • PHP 7 atau lebih tinggi
  • MySQL 5.6 atau lebih tinggi dan atau MariaDB 10.0 atau lebih tinggi
  • Modul “mod_rewrite” Apache sudah dalam keadaan aktif
  • HTTPS Support (SSL) – Opsional

empat hal disana tidaklah wajib, namun hal tersebut dapat mendukung keamanan pada situs yang kita kembangkan nantinya.

Fitur WordPress

Dalam WordPress terdapat banyak fitur yang dapat mendukung untuk pengembangan tema, blog, maupun sebuah online store. Saat ini juga sudah tersebar banyak sekali plugin yang dapat digunakan oleh developer maupun pengguna, dari mulai plugin untuk mengatur SEO (Search Engine Optimization) hingga plugin untuk membantu mengembangkan toko online. Berikut ini sudah saya kutip dari situs WordPress beberapa fitur yang dapat mendukung kenapa kita harus menggunakan WordPress.

Kesederhanaan (Simplicity)

Mengapa disebut sederhana? Kesederhanaan yang dimaksud disini yakni WordPress sudah menyediakan semua fitur yang dibutuhkan dalam konten manajemen sistemnya. Seperti upload gambar, video, membuat artikel, teks editor, dll. WordPress sudah mencakupkan semuanya ke dalam satu.

Keleluasaan (Flexibility)

Mungkin anda hanya berpikir WordPress hanya untuk blogging. Ternyata tidak, disini WordPress menyebutkan fiturnya yakni Keleluasaan. Dimana maksudnya adalah WordPress dapat membuat berbagai tipe situs yang kita mau. Contohnya web personal, photoblog, web bisnis, web portfolio, web pemerintahan, web berita, toko online, dan masih banyak tipe website lainnya yang dapat dikembangkan dengan menggunakan WordPress.

Manajemen Pengguna (User Management)

Disini WordPress sudah menyediakan manajemen pengguna, dimana kita dapat mengatur banyak pengguna untuk menggunakan website, misalnya kita punya website blog, dimana akan banyak penulis untuk membuat artikel. Dalam hal ini tidak mungkin pengguna yang memiliki peran sebagai penulis dapat mengakses halaman admin bukan? Maka dari itulah WordPress menyediakan fitur User Management.

Materi Developing Theme WordPress

Setelah membahas tiga fitur yang menurut saya dapat diperhitungkan untuk kita dapat menggunakan WordPress sebagai CMS, selanjutnya saya akan memberitahu materi apa saja yang akan saya bahas dalam artikel selanjutnya dan kedepannya. Rencananya saya akan membuat seluruh tutorial yang ada di situs WordPress pada artikel-artikel selanjutnya.

Tutorials

  • Anatomi Tema dan Tema Sederhana
  • Stylesheet Tema
  • File Fungsi
  • File Template
  • Cek Daftar File Template
  • Aturan JavaScript
  • ScreenShot
  • Pengaturan Tema

Di atas adalah daftar materi yang mudah-mudahan akan saya bahas seluruhnya dan mudah dipahami. Saran sebelum memulai tutorial, akan lebih baik jika kita melakukan atau mempelajari tutorial secara bertahap (sistematis) agar nantinya pada saat kita sampai pada tutorial yang terakhir, kita akan tetap tahu seluruh materi yang telah dipelajari serta dapat menggunakan seluruh materi pada saat mengimplementasikannya dalam pembuatan tema yang sesungguhnya.